Citra Baru Melihat Menakjubkannya Bintik Merah Besar Jupiter

0

Bintik Merah Besar Jupiter adalah badai tornado yang sangat besar, hampir 10.000 mil lebarnya, yang diyakini para ilmuwan telah mengamuk di atas raksasa gas itu selama 350 tahun. Ini adalah salah satu fitur paling ikonik dari keseluruhan tata surya, dan badai besar begitu besar sehingga dua sampai tiga planet Bumi bisa muat di dalamnya.

Juno, pesawat antariksa NASA mengorbit Jupiter saat ini, terbang diatas 5,600 mil dari bintik merah besar Jupiter, menandai pesawat ruang angkasa tersebut sebagai yang terdekat yang pernah berkelana diatas bintik tersebut.

Kamera yang menangkap gambar mentah dari badai yang mengamuk tersebut adalah JunoCam, dan sekarang setelah gambar mentah dilepaskan, beberapa ilmuwan di seluruh dunia memberikan sedikit sentuhan warna sehingga memberi kita gambaran yang lebih baik mengenai bintik merah besar Jupiter daripada sebelumnya. Citra olahan Jason Major di atas, misalnya, memberi kita pemandangan yang menakjubkan dari lapisan awan kompleks yang terus-menerus berputar di pusaran badai.

Para periset tertarik dengan data dari alat pesawat ruang angkasa lain, Microwave Radiometer (MWR). Alat ini digunakan untuk mensurvei komposisi atmosfir dan struktur Jupiter, bahkan jauh di dalam awan tebal planet raksasa tersebut. Data dari MWR dapat membantu kita memahami bagaimana badai itu terbentuk, mengapa bisa berputar berlawanan dengan pergerakan gas lain (oleh karena itu disebut anticyclonic), dan berapa lama badai tersebut akan terus mengamuk.

Tapi untuk saat ini, kita hanya akan menikmati pemandangan indah dari badai terbesar yang pernah ditemukan manusia ini.